Siaran Pers: Perluasan Pilot E-Document Logistik FTZ ke 150 UMKM
KADIN Batam perluas pilot e-document kepabeanan — integrasi PPFTZ tunggal PER-4/BC/2025, efisiensi 14–16% dari fase pilot.
Berita · Acara · Informasi · Berita · Acara
Perluasan pilot e-document kepabeanan dari 50 ke 150 UMKM ekspor — integrasi PPFTZ tunggal, Juli–Desember 2026.
Program ini melanjutkan pilot Q1–Q2 2026 yang mencatat efisiensi biaya 14–16% pada 50 UMKM ekspor. Fase perluasan menarget 150 UMKM dengan integrasi PPFTZ tunggal (PER-4/BC/2025, berlaku 31 Maret 2025) via INSW/SKP Bea Cukai.
Filosofinya tetap sama: format dokumen seragam, forwarder mitra volume kecil, dan pelatihan Incoterms dasar — bottleneck di meja, bukan di pelabuhan.
20 UMKM makanan olahan (Q3 2026) digabung ke satu manifest PPFTZ per minggu via forwarder mitra — padanan mode consolidation China. Target: turunkan biaya LCL 10–15% vs kirim individual.
Anggaran Rp 320 juta untuk pendamping PPJK mitra, pelatihan, dan monitoring metrik biaya/waktu dokumen. Peserta prioritas: UMKM makanan olahan, kerupuk, sambal, dan komponen kecil — selaras evaluasi logistik FTZ 2026.
Pendaftaran via sekretariat KADIN; syarat: NIB aktif dan orientasi ekspor minimal ke pasar regional.
KADIN Batam perluas pilot e-document kepabeanan — integrasi PPFTZ tunggal PER-4/BC/2025, efisiensi 14–16% dari fase pilot.
Daftar anggota KADIN untuk akses riset, program, dan fasilitasi perizinan KPBPB.